Kamu Pengunjung ke :

Sabtu, 09 Mei 2009

Sopir Jemputan yang Menyebalkan

Hari ini aku dinas subuh, seperti biasa aku bangun jam 3 pas saat alarmku berbunyi nyaring d telingaku.
Segera aku berlari ke kamar mandi, mandi dan menggosok gigi seperti biasanya. Air yang membasahi tubuhku terasa sejuk dan hangat, tak ada rasa dingin sedikitpun terasa, membuatku tak ingin cepat keluar dari kamar mandi.
Bener saja aku mandi hampir 45 menit, ku pikir sebentar lagi mobil jemputanku akan segera datang, cepat-cepat kuraih seragam kerjaku dan segera mengenakannya.
Ternyata lama di kamar mandi tidak tentu membuat rasa kantukku hilang, buktinya aku masih saja pengen tidur lagi...
Akhirnya setelah berpakaian dan menyiapkan semuanya, aku duduk di ruang tamu menunggu mobil jemputan sambil tidur-tiduran. Kupikir sebentar lagi mobilnya akn datang, setelah menunggu beberapa menit mataku tertutup dan tertidur........
Sekitar 15 menit mungkin aku tertidur d sofa, aku terbangun dan melihat ke arah luar rumahku. sepi... Tidak ada tanda-tanda mobil jemputanku datang. Aku bertanya pada adikku yang saat itu sedang nonton bola di kamarnya, apakah mobil jemputanku tadi sudah datang, tapi adikku bilang belum datang..Seketika aku khawatir...
Aku melihat jam di dinding sudah menunjukkan jam 05.00 wita, dan jam segini belum datang juga jemputanku. Aku segera mengambil Handphone, berusaha menghubungi siapa saja, untuk menanyakan siapa nama driver yang menjemput hari ini, dari semua nomor yang kuhubungi hanya satu yang mau mengangkat teleponnya dan dia mengatakan yang menjemput itu adalah Ramli..
Ooo..Ramli lagi, Ramli lagi.." pikirku.
Orang itu memang selalu saja telat kalo menjemput, aku berusaha mencari nomor orang itu, tak berhasil. sudahlah sudah jam 5 lewat juga, akupun meminta tolong adikku mengantarku hingga ke tempat kerjaku di Bandara.
Sampai di Bandara, aku melihat masih ada teman-temanku belum stand by d check in counter, itu artinya memang Ramli telat lagi menjemputnya. Segera kulangkahkan kakiku ke Ruang Operation, tempat check lock. Waktu masuk ruangan itu, kulihat Ramli dengan santainya sedang duduk tidur-tiduran di sofa menonton bola. Uhhhh, panasnya hatiku melihat dia !!!
Aku segera menghampiri dia dan mengatakan kenapa aku tidak dijemput, dan dia cuma menjawab datar, tidak lihat schedule.
Bajingaaaaaaaaaaaaaaaaaann, Teriakku dalam hati..
Aku cuma bisa memperlihatkan wajah garangku dan berlalu dari ruang itu sambil mengambil kunci ruangan kantorku. Damn It!!!
Pagi ini sungguh membuatku jadi bersungut-sungut gara-gara sopir pemalas itu, pake alasan lagi tidak liat schedule. kalo emang scheduleku tidak ada kenapa kemarin-kemarin driver yang lain bisa menjemputku?? Emang dasar dianya aja yang pemalas, terlalu banyak alasan.. Brengsek..!!!

0 komentar:

-- stats of site --

View blog authority

Pengunjung

The button image will displayed on your site like this


Photobucket

------BANNERS-----

Linkz Ma Frenz

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP