Kamu Pengunjung ke :

Senin, 11 Mei 2009

Ada Pencuri di dalam Rumahku Sendiri ??

Sore ini aku sangat kesal..untuk kesekian kalinya aku harus kehilangan barang di rumahku sendiri.. Huh, aku mengutuk orang yang berani-beraninya mengambil barang-barangku apalagi dia tahu kalau barang itu adalah barang yang berharga.
Yah, hari ini aku kehilangan sebuah cincin emas. Sebuah cincin bertahta permata diatasnya dengan ukiran hati ditengahnya. Cincin itu dulu adalah pemberian Basri, salah seorang mantanku yang setahun lalu meninggal karena diabetesnya. Cincin itu diberikan sebagai kado ulang tahunku yang ke-23, sekaligus itu adalah pemberian paling mahal dan sangat berkesan. Mengapa aku bilang demikian karena diantara semua yang pernah menjadi pacarku, hanya dia yang memberikan kado semahal itu di hari ulang tahunku. Waktu itu dia memberikan aku sebuah cincin dan sebuah kalung. Cincin dengan berat 3,2gr it dia ukir sendiri dengan tangannya begitu juga dengan kalung emas putihnya seberat 5gr (yang sudah dijual mamaku dan hanya menyisakan aku bandulnya) dia juga yg mengukirnya sendiri. Aku sangat bahagia waktu itu, bukan karena mahalnya kado itu, tapi karena baru kali itu aku mendapat kado special dari orang yang benar-benar menyayangiku. Selain itu, dia memberikan kado itu pas saat aku sedang goyah, bingung apa aku harus tetap melanjutkan hubunganku dengannya atau tidak, karena sejujurnya aku tidak terlalu suka dengan cowok yang cuek. Tapi ternyata dengan dia ingatnya hari kelahiranku, aku jadi yakin bahwa di balik kecukennya, dia masih memperhatikan hal-hal yang menurutku adalah sangat special.. Alhasil hari itu juga aku jadi semakin yakin padanya.
Hingga akhirnya hubungan kami goyah karena dia mendapatkan aku punya affair dengan orang lain waktu KKN di Bone. Bodohnya aku, kenapa juga harus bermain api dengan cowok lain padahal sudah ada dia yang begitu baik. Akhirnya hubungan kami kandas di tengah jalan sepulang dia dari Umroh. Seandainya hubungan kami masih baik2 saja waktu itu, pasti kami berdua pergi umroh bareng. Waktu itu dia bilang ingin umroh bareng denganku selesai aku KKN dan berharap aku bisa lebih mengingat Tuhan, dan kalau itu kesampaian, dia ingin membelikanku mobil Honda Jazz juga asal aku mau berjilbab dan menikah dengannya.
Tapi Sudahlah itu masa laluku bersama dia, lagipula dia juga sudah tiada di dunia ini. Aku hanya bisa mengiangat pesannya, agar apa yang pernah dia berikan kepadaku, aku simpan baik-baik dan jangan sampai hilang.
Aku merasa sangat bersalah. Tidak bisa menjaga apa yang telah diamanatkan padaku..
Kembali ke cerita hilangnya cincinku, sore itu juga aku menelpon kekasihku. Berharap dia datang dan menenangkanku. Aku juga merasa bersalah padanya, karena dengan bantuannya aku bisa mengambil cincin itu di pegadaian. dan sekarang cincin itu telah hilang, padahal sebulan lalu handphone flexinya juga hilang di rumahku. aku pikir memang rumahku ini ada pencurinya,...
Oh, Tuhan...Bantu aku menemukan barang-barang itu, bukan soal berapa mahalnya nilai jualnya, tapi sekedar ingin menjaganya dan menyimpannya sebagai kenanagn.
Setidaknya bila benar ada pencuri dalam rumahku, semoga dia berubah pikiran dan mengembalikannya padaku.. Walaupun sangat tak mungkin, tapi kuharap itu terjadi..

Read more...

-- stats of site --

View blog authority

Pengunjung

The button image will displayed on your site like this


Photobucket

------BANNERS-----

Linkz Ma Frenz

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP